07 July, 2011

Old story.

Cerita yg bakal gue ceritain skrg ini adalah cerita lama. Cerita ttg si Semut & Gula. Btw, I just writing this story. Not for something. Just wanna share it.


Semut & Gula adalah 2 mahluk yg tidak saling kenal, tidak pernah bertemu & tidak pernah terikat satu sm lain. Not yet kalau dalam bhs inggrisnya. Belum. Si Semut yg bersekolah di smp swasta & si Gula yg bersekolah di smp negeri. Mereka berbeda sekolah & berbeda daerah. Mereka tidak saling mengenal.

Semut yg ada di dalam cerita ini berjenis kelamin betina. Dia senang sekali ketika memulai hidupnya dengan dunia maya. Dan dimulai dari dunia maya itulah, cerita ini dimulai.




Semut sedang mencari-cari teman lain di dalam jaringan sosial tersebut. Waktu itu, tepatnya tahun 2007. Dia menemukan profile tmn sd dia. Dia melihat2 profil tersebut. Si semut dg girang mengetahui bahwa teman sdnya itu sudah memiliki kekasih. Kebetulan, ini bukanlah sekedar tmn sd biasa. Melainkan sahabat ketika sd. Akhirnya Semut pun memberi kbr kpd sahabatnya itu, dia bertanya sejak kpn ia memiliki kekasih dan lain2. Sambil bercengkrama, si Semut melihat komen yg ada di profil sahabatnya itu. Si semut membuka salah satu tmn yg memberikan komen kpd sahabatnya itu. Dan org itu adalah si Gula.

Semut yg melihat foto Gula sangat manis langsung tidak berfikir panjang untung menjadikannya teman. Tidak lama kemudian, akhirnya Semut & Gula berteman. Si Gula lgsg memberi komentar kpd Semut, "Terima kasih ya addnya :)"
Memang. Namanya saja sudah Gula. Pasti orgnya manis semanis gula. Tidak hanya dr fisik tetapi jg dari sikapnya. Semut sudah malu sendiri. Sepertinya ia menyukai Gula.
Langsung saja, ketika mendapat komen itu Semut pun langsung membalasnya.
Hubungan mereka pun terus berlanjut.
Lanjut.
Dan lanjut.
Sampai akhirnya, suatu malam, tanggal 6 Juni 6007, tepat hari itu mereka saling mengenal dan tepat hari itupula mereka memberikan nmr hp masing2.

Dari jaringan sosial, pindah melalui message. Pesan singkat yg disebut jg sms. Dari sms itulah, hubungan antara Semut & Gula semakin dekat. Si Semut lgsg memberitahu kabar gembira itu kpd sahabatnya, dimana ia mengenal Gula melalui profil sahabatnya itu. Pasti mereka sudah saling kenal. Ternyata, benar saja. Gula & sahabat Semut sudah saling mengenal.
Ternyata, pacar dari sahabat si Semut adalah sahabatnya si Gula.
Dunia sempit.
Akhirnya, Semut bertanya kpd sahabatnya seperti apakah si Gula, bagaimanakah wajahnya, seperti apa orgnya dll. Memang terkadang apabila kita bertanya suatu hal, kita mungkin akan mendapatkan jawaban yg tidak memuaskan.
Sahabat semut berkata bahwa Gula adalah lelaki yg gampang menyatakan cinta. Yg gampang menyukai org lain.
Dg sedikit kecewa, Semutpun mulai menjaga perasaannya.

Tetapi, perasaan Semut terhadap Gula sangatlah kuat. Sampai2 apa yg dibicarakan oleh sahabatnya ttg Gula tidak ia dengar. Dia tetap memperkuat hubungannya dg Gula.
Suatu hari, Gula menghilang. Tidak ada kabar.
Di sms oleh Semut, tidak ada yg dibalas.
Kemudian Semut melihat profil Gula.
Ternyata..........
Gula sudah memiliki org lain.
Semut sedikit kecewa.

Dg perasaan kecewa, Semut tidak ingin terus menerus bersedih karena Gula. Akhirnya ia mencoba mencari pengganti Gula. Belum sempat mencari pengganti, Gula akhirnya memberi kabar kpd Semut. Semutpun senang. Akhirnya mereka kembali berhubungan. Kembali dekat. Bukan berhubungan menjadi pasangan kekasih. Masih belum.

Kemudian Semut tetap berharap kpd Gula.
Namun lagi2, Gula menghilang. Tak ada kabar.
Ketika Semut melihat profil Gula, dia sudah memiliki yg lain.
Kali ini, hati Semut sangat kecewa. Sedih. Rapuh. Sakit. Entahlah.
Akhirnya Semut memutuskan untuk tidak berhubungan dg Gula lg dan mencari yg baru. Benar saja, akhirnya Semut mendapatkan yg lebih baik dari Gula. Sebut saja si Tampan. Tampan yg mencintai Semut dg tulus, dg penuh humor, dan dg mukanya yg sangat menarik hati. Semutpun bahagia ketika menjalin hubungan dg Tampan. Tp, hubungan itu tidak bertahan terlalu lama.

Semut kembali sendiri. Mencari siapa yg pantas untuknya. Dan ternyata, Gula datang. Gula kembali menemani kesendiriannya. Akhirnya, Gula mengajak Semut untuk bertemu. Mereka blm pernah bertemu. Semutpun setuju. Tp, waktu blm bisa menjawab. Mereka selalu gagal karena kesibukan masing2. Semutpun menceritakan hal ini kpd sahabatnya, ia memberi kabar kpd Semut bahwa Gula akan menyatakan cintanya kpd Semut ketika mereka bertemu nanti.
Semut gembira.
Tp dia bingung, kpn waktu yg tepat untuk bertemu?






1 tahun berlalu......
Semut & Gula msh blm bertemu. Dan saat ini, mereka sudah tidak berkomunikasi lg. Semut memiliki org lain, namun Gula msh sendiri. 6 Juni 2008, Semut berpisah dg kekasihnya. Dia sedih. Semut tb2 teringat kejadian 6 Juni 2007 lalu, tepat setahun yg lalu. Ia mengenal sosok Gula. Dan saat 6 Juni 2008, ia harus berpisah dg org yg ia cintai.

6 Juni sempat menjadi hari sial bagi Semut.
Tp yasudah, dia tidak ingin mengungkit itu kembali.

2,3 tahun berlalu......
Akhirnya Semut bisa melupakan Gula & bahagia dg kehidupannya. Ia tidak lg terbayang2 dg hari 6 Juni. Dia jg sudah bs mencari yg lain. Dia bisa lebih bahagia bukan dg Gula. Gula hanyalah sosok dimana Semut bisa mengetahui rasa sayang kpd org lain. Bagaimana cara kita untuk memberi perhatian lebih kpd dia. Cinta pertama. Itulah yg dialami Semut kpd Gula.
Semut jg mengalami bnyk hal dari Gula.
Dia memang dipermainkan oleh Gula.
Gula hanya mengabari dia ketika Gula sedang sendiri.
Dan saat itu, Semutpun merasa bodoh karena ia terlalu mengharapkan Gula & terlalu sayang kpdnya. Terkadang memang sakit ketika kita tau bahwa org yg kita sayangi tidak menyayangi kita lbh dalam.



Semut bisa menggantikan posisi Gula. Tp Semut blm sepenuhnya bisa untuk melupakan Gula. Semut msh suka mencari tau ttg status Gula. Dan Semut sadar, ketika dia sedang sendiri, Gula pasti sudah memiliki yg lain. Begitu pula kebalikannya. Jika Semut memiliki yg lain, Gula pun sendiri. Selalu begitu. Hingga sekarang.

Semut sudah bahagia dengan yg lain. Tp Gula msh mencari siapa yg pantas untuknya. Sudah lama Gula sendiri & Semut sudah lama jg menjalin hubungannya.
Who knows? Semua mahluk tumbuh. Dg pikiran yg lebih dewasa & luas.
Itulah yg dialami Gula & Semut.
They're growing up.
Gula sudah tidak mempermainkan hatinya lg. Begitupula dg Semut. Dia sudah tdk bersedih lg.

Dan sampai sekarang, mereka blm bertemu. Apa mungkin ditakdirkan untuk tidak akan bertemu? Ah... tidak ada yg tau. Hanya Tuhan yg tau itu semua. Mungkin, suatu saat, jika kita msh diberi umur lebih, kita akan melihat Semut & Gula ini bertemu. Hanya bertemu, bukan bersatu.






It's weird how you go from being strangers, to being friends, to being more than friends and practically strangers again. And it all happen so fast....





"Gula, makasih bgt ya udah ngasih aku pelajaran ttg kasih sayang. Aku tau rasanya skrg gimana. Aku tau cinta itu tidak selamanya indah. Ada pahit & sakitnya. Aku merasakan itu ketika aku dekat denganmu. Makasih buat semua perhatian, buat semua harapan, sampai aku sadar, aku terlalu berharap banyak sm kamu. Aku terlalu sayang sm kamu. Mungkin skrg perasaan itu udh gak ada sm sekali. Aku cm mau kamu tau, kamu org yg bener2 buat aku tau rasanya cinta. Makasih sekali lg. Mungkin kita gak jodoh. Atau mungkin kita emang gak jodoh. Kalau suatu saat kita ketemu, aku cm mau blg makasih. Gak lebih. Karena skrg aku udah nemuin yg terbaik buat aku. Aku berharap, kamu bisa jg mendapatkan yg terbaik buat kamu."
Thankyou for all memories that we've been through. We're done.
Semut.


0 shout(s):

07 July, 2011

Old story.

Cerita yg bakal gue ceritain skrg ini adalah cerita lama. Cerita ttg si Semut & Gula. Btw, I just writing this story. Not for something. Just wanna share it.


Semut & Gula adalah 2 mahluk yg tidak saling kenal, tidak pernah bertemu & tidak pernah terikat satu sm lain. Not yet kalau dalam bhs inggrisnya. Belum. Si Semut yg bersekolah di smp swasta & si Gula yg bersekolah di smp negeri. Mereka berbeda sekolah & berbeda daerah. Mereka tidak saling mengenal.

Semut yg ada di dalam cerita ini berjenis kelamin betina. Dia senang sekali ketika memulai hidupnya dengan dunia maya. Dan dimulai dari dunia maya itulah, cerita ini dimulai.




Semut sedang mencari-cari teman lain di dalam jaringan sosial tersebut. Waktu itu, tepatnya tahun 2007. Dia menemukan profile tmn sd dia. Dia melihat2 profil tersebut. Si semut dg girang mengetahui bahwa teman sdnya itu sudah memiliki kekasih. Kebetulan, ini bukanlah sekedar tmn sd biasa. Melainkan sahabat ketika sd. Akhirnya Semut pun memberi kbr kpd sahabatnya itu, dia bertanya sejak kpn ia memiliki kekasih dan lain2. Sambil bercengkrama, si Semut melihat komen yg ada di profil sahabatnya itu. Si semut membuka salah satu tmn yg memberikan komen kpd sahabatnya itu. Dan org itu adalah si Gula.

Semut yg melihat foto Gula sangat manis langsung tidak berfikir panjang untung menjadikannya teman. Tidak lama kemudian, akhirnya Semut & Gula berteman. Si Gula lgsg memberi komentar kpd Semut, "Terima kasih ya addnya :)"
Memang. Namanya saja sudah Gula. Pasti orgnya manis semanis gula. Tidak hanya dr fisik tetapi jg dari sikapnya. Semut sudah malu sendiri. Sepertinya ia menyukai Gula.
Langsung saja, ketika mendapat komen itu Semut pun langsung membalasnya.
Hubungan mereka pun terus berlanjut.
Lanjut.
Dan lanjut.
Sampai akhirnya, suatu malam, tanggal 6 Juni 6007, tepat hari itu mereka saling mengenal dan tepat hari itupula mereka memberikan nmr hp masing2.

Dari jaringan sosial, pindah melalui message. Pesan singkat yg disebut jg sms. Dari sms itulah, hubungan antara Semut & Gula semakin dekat. Si Semut lgsg memberitahu kabar gembira itu kpd sahabatnya, dimana ia mengenal Gula melalui profil sahabatnya itu. Pasti mereka sudah saling kenal. Ternyata, benar saja. Gula & sahabat Semut sudah saling mengenal.
Ternyata, pacar dari sahabat si Semut adalah sahabatnya si Gula.
Dunia sempit.
Akhirnya, Semut bertanya kpd sahabatnya seperti apakah si Gula, bagaimanakah wajahnya, seperti apa orgnya dll. Memang terkadang apabila kita bertanya suatu hal, kita mungkin akan mendapatkan jawaban yg tidak memuaskan.
Sahabat semut berkata bahwa Gula adalah lelaki yg gampang menyatakan cinta. Yg gampang menyukai org lain.
Dg sedikit kecewa, Semutpun mulai menjaga perasaannya.

Tetapi, perasaan Semut terhadap Gula sangatlah kuat. Sampai2 apa yg dibicarakan oleh sahabatnya ttg Gula tidak ia dengar. Dia tetap memperkuat hubungannya dg Gula.
Suatu hari, Gula menghilang. Tidak ada kabar.
Di sms oleh Semut, tidak ada yg dibalas.
Kemudian Semut melihat profil Gula.
Ternyata..........
Gula sudah memiliki org lain.
Semut sedikit kecewa.

Dg perasaan kecewa, Semut tidak ingin terus menerus bersedih karena Gula. Akhirnya ia mencoba mencari pengganti Gula. Belum sempat mencari pengganti, Gula akhirnya memberi kabar kpd Semut. Semutpun senang. Akhirnya mereka kembali berhubungan. Kembali dekat. Bukan berhubungan menjadi pasangan kekasih. Masih belum.

Kemudian Semut tetap berharap kpd Gula.
Namun lagi2, Gula menghilang. Tak ada kabar.
Ketika Semut melihat profil Gula, dia sudah memiliki yg lain.
Kali ini, hati Semut sangat kecewa. Sedih. Rapuh. Sakit. Entahlah.
Akhirnya Semut memutuskan untuk tidak berhubungan dg Gula lg dan mencari yg baru. Benar saja, akhirnya Semut mendapatkan yg lebih baik dari Gula. Sebut saja si Tampan. Tampan yg mencintai Semut dg tulus, dg penuh humor, dan dg mukanya yg sangat menarik hati. Semutpun bahagia ketika menjalin hubungan dg Tampan. Tp, hubungan itu tidak bertahan terlalu lama.

Semut kembali sendiri. Mencari siapa yg pantas untuknya. Dan ternyata, Gula datang. Gula kembali menemani kesendiriannya. Akhirnya, Gula mengajak Semut untuk bertemu. Mereka blm pernah bertemu. Semutpun setuju. Tp, waktu blm bisa menjawab. Mereka selalu gagal karena kesibukan masing2. Semutpun menceritakan hal ini kpd sahabatnya, ia memberi kabar kpd Semut bahwa Gula akan menyatakan cintanya kpd Semut ketika mereka bertemu nanti.
Semut gembira.
Tp dia bingung, kpn waktu yg tepat untuk bertemu?






1 tahun berlalu......
Semut & Gula msh blm bertemu. Dan saat ini, mereka sudah tidak berkomunikasi lg. Semut memiliki org lain, namun Gula msh sendiri. 6 Juni 2008, Semut berpisah dg kekasihnya. Dia sedih. Semut tb2 teringat kejadian 6 Juni 2007 lalu, tepat setahun yg lalu. Ia mengenal sosok Gula. Dan saat 6 Juni 2008, ia harus berpisah dg org yg ia cintai.

6 Juni sempat menjadi hari sial bagi Semut.
Tp yasudah, dia tidak ingin mengungkit itu kembali.

2,3 tahun berlalu......
Akhirnya Semut bisa melupakan Gula & bahagia dg kehidupannya. Ia tidak lg terbayang2 dg hari 6 Juni. Dia jg sudah bs mencari yg lain. Dia bisa lebih bahagia bukan dg Gula. Gula hanyalah sosok dimana Semut bisa mengetahui rasa sayang kpd org lain. Bagaimana cara kita untuk memberi perhatian lebih kpd dia. Cinta pertama. Itulah yg dialami Semut kpd Gula.
Semut jg mengalami bnyk hal dari Gula.
Dia memang dipermainkan oleh Gula.
Gula hanya mengabari dia ketika Gula sedang sendiri.
Dan saat itu, Semutpun merasa bodoh karena ia terlalu mengharapkan Gula & terlalu sayang kpdnya. Terkadang memang sakit ketika kita tau bahwa org yg kita sayangi tidak menyayangi kita lbh dalam.



Semut bisa menggantikan posisi Gula. Tp Semut blm sepenuhnya bisa untuk melupakan Gula. Semut msh suka mencari tau ttg status Gula. Dan Semut sadar, ketika dia sedang sendiri, Gula pasti sudah memiliki yg lain. Begitu pula kebalikannya. Jika Semut memiliki yg lain, Gula pun sendiri. Selalu begitu. Hingga sekarang.

Semut sudah bahagia dengan yg lain. Tp Gula msh mencari siapa yg pantas untuknya. Sudah lama Gula sendiri & Semut sudah lama jg menjalin hubungannya.
Who knows? Semua mahluk tumbuh. Dg pikiran yg lebih dewasa & luas.
Itulah yg dialami Gula & Semut.
They're growing up.
Gula sudah tidak mempermainkan hatinya lg. Begitupula dg Semut. Dia sudah tdk bersedih lg.

Dan sampai sekarang, mereka blm bertemu. Apa mungkin ditakdirkan untuk tidak akan bertemu? Ah... tidak ada yg tau. Hanya Tuhan yg tau itu semua. Mungkin, suatu saat, jika kita msh diberi umur lebih, kita akan melihat Semut & Gula ini bertemu. Hanya bertemu, bukan bersatu.






It's weird how you go from being strangers, to being friends, to being more than friends and practically strangers again. And it all happen so fast....





"Gula, makasih bgt ya udah ngasih aku pelajaran ttg kasih sayang. Aku tau rasanya skrg gimana. Aku tau cinta itu tidak selamanya indah. Ada pahit & sakitnya. Aku merasakan itu ketika aku dekat denganmu. Makasih buat semua perhatian, buat semua harapan, sampai aku sadar, aku terlalu berharap banyak sm kamu. Aku terlalu sayang sm kamu. Mungkin skrg perasaan itu udh gak ada sm sekali. Aku cm mau kamu tau, kamu org yg bener2 buat aku tau rasanya cinta. Makasih sekali lg. Mungkin kita gak jodoh. Atau mungkin kita emang gak jodoh. Kalau suatu saat kita ketemu, aku cm mau blg makasih. Gak lebih. Karena skrg aku udah nemuin yg terbaik buat aku. Aku berharap, kamu bisa jg mendapatkan yg terbaik buat kamu."
Thankyou for all memories that we've been through. We're done.
Semut.


0 comments: