24 June, 2011

Another story from us part II

Ini lanjutan dr post yg kemaren. Cerita antara Abda, Chilla & Lisa msh berlanjut. Ok tanpa bnyk kata, gue lanjutin ya ceritanya.


Bulan Desember di tahun 2010. Bulan terakhir di tahun 2010. Bulan dmn Chilla & Abda bisa kembali bersatu & mempererat hubungan mereka. Bulan dmn mereka jg msh menghadapi beberapa cobaan. Ya. Cobaan yg selalu datang ditiap bulannya.

Chilla sudah tidak ikut di ekskul teater lagi, dan Abda masih mengikuti ekskul tsb. Tiap tahunnya, ekskul teater selalu mengadakan diklat alam. Dan diklat alam tahun 2010 terjadi dibln Desember akhir. Anak-anak teater jg mengajak Chilla untuk mengikuti diklat alam bersama mereka, tp berhubung Chilla msh sedikit kesal dg anak-anak teater tsb, dia memilih untuk tdk ikut pergi.
Mungkin apa yg Chilla putuskan itu adalah kesempatan untuk Lisa. Who knows, semua org bakal seneng kalo dia lg suka sm org yg udah punya pcr & pacarnya itu gak bs nemenin dia, yasallam. Semua org pasti seneng. Mungkin itu jg yg dirasakan Lisa. Entahlah apa yg ada dipikiran Lisa saat itu.

Akhirnya, diklat alam pun dimulai. Mereka semua pergi ke daerah puncak. Chillapun tdk begitu khawatir mengenai keberadaan Lisa & Abda disana. Dia mempercayai Abda, dan jg teman-temannya yg disana. Hari demi hari, akhirnya mereka pulang. Chillapun tak berbicara apa-apa. Dia hanya ingin mendengar semua cerita dari Abda.

Sore itu, Abda menceritakan semua hal yg terjadi pd saat Diklat Alam. Chilla mendengarkan Abda dg baik. Dan tiba-tiba Abda murung, dia meminta maaf kpd Chilla. Chilla heran, mengapa Abda harus minta maaf kpd dirinya? Abda tdk melakukan hal yg salah. Ternyata, Abda msh melanjutkan ceritanya ketika diklat alam. Abda bercerita bahwa ketika pulang, semua anak-anak teater msh ingin pergi jalan-jalan. Akhirnya mereka memutuskan untuk ke Kebun Raya Bogor.
Saat sesampainya mereka disana, anak-anak dg senangnya turun dari bus dan membeli oleh-oleh. Tetapi, Abda tidak. Dia sudah lelah. Dia ingin tidur di dlm bus.
Entah bagaimana kejadian yg pastinya, Abda lupa akan hal itu. Tp ketika dia bangun, bus sudah jalan & Lisa duduk manis disampingnya. Pdhl, sebelumnya & hari-hari sebelumnya, Abda duduk disamping Arky. Abda pun kaget. Mengapa bisa ada Lisa disampingnya? Lalu kmn si Arky?
Abda sudah bertanya sm Lisa & Lisa hanya menjawab "Gak tau deh si Arky kmn. Ini gue numpang disini mau ngobrol sm Vita" Begitulah ungkapan dari bibir Lisa. Lalu Arky memberitahu Abda bahwa selama dia tidur & duduk berdua dg Lisa, para kakak senior memfoto mereka & mereka terlihat mesra. Abda kaget & ingin melihat foto itu, tp dilarang oleh para kakak senior.

Abda menceritakan semua hal yg dibus kpd Chilla. Chilla hanya bisa terdiam dan berfikir negatif kpd Lisa. Tp Chilla menghela nafas & blg, itu semua hanyalah cobaan. Itu hanya ketidak sengajaan. Chilla menerima semua itu.

Disekolah, anak-anak teater gempar bercerita ttg serunya diklat alam yg mereka lalui. Lalu, dewi, tmn sekelas Chilla yg juga anak teater blg kpd Chilla bahwa Abda & Lisa kembali dkt saat diklat alam. Chilla mengangguk karena ia tahu. Dia jg sudah diceritakan dg Abda. Dewipun menceritakan semua hal yg kurang jelas kpd Chilla. Lisa ternyata menceritakan semuanya kpd Dewi. Lisa blg, selama tidur di dlm bus, Abda memegang tangan Lisa. Lisapun tdk melepaskan tangannya dari Abda. Dia berfikir bahwa apa yg Abda lakukan terhadapnya saat itu, akan ia laporkan kpd Chilla. Tangan Lisapun tetap terpegang oleh tangan Abda. Dalam benak Lisa, ia berbicara 'Kita liat apa yg bakal Abda lakuin lg ke aku. Aku bakal blg semua ke kak Chilla'
Sungguh.........
Entahlah. Chilla bingung. Chilla sempat terbawa emosi & ia sempat ragu kpd Abda. Dia bingung. Disaat itu ia tdk tau siapa yg benar.

Bel pulang sklh berbunyi, Chilla msh sangat sedih atas apa yg ia ketahui sebenarnya. Dia tdk tau siapa yg akan dia percaya.
Sesampainya dirumah, Chilla melihat foto-foto ketika diklat alam. Satu per satu foto ia lihat. Dan dia melihat sesosok 2 mahluk, perempuan & laki-laki. Dimana foto keduanya sgt dekat & memasang muka bahagia. Dia kaget. Sempat tdk percaya. Org yg ada di dlm foto itu adalah Lisa & Abda. Chilla sedih. Sangat sedih. Hatinya nyaris rapuh. Dia kecewa. Dia tdk tau siapa yg harus ia percaya.
Chilla lgsng memberitahu kpd Abda apa maksud dr foto tsb. Ternyata Abda tdk tau apa-apa. Abda tdk menyadarinya. Chilla jg bercerita ttg Abda memegang tangan Lisa. Abda pun jg tdk tau.Chilla kesal. Mengapa semuanya Abda tdk tau? Apa itu hanya alasan Abda saja?
God knows the answer.


Keesokan harinya, ketika pulang sekolah, Abda & Chilla msh membahas masalah foto & bus itu. Kebetulan sekali, tiba2 Lisa datang menghampiri Chilla. Dia menarik tangan Chilla & bilang "Kak, aku mau ngmng bentar sm kakak"
Chilla sudah tau apa yg ingin dibicarakan. Dia mendengarkan Lisa.
Lisa bercerita.
Cerita yg sama seperti halnya Dewi bercerita kpd Chilla.
Tiba2 Lisa menangis.
Menangis sangat deras.
Chilla bingung, dia benar2 tdk tau yg mana yg harus ia dengarkan. Yg harus ia percaya. Akhirnya, ia memanggil Abda untuk ikut menjelaskan semuanya.

Chilla hanya diam, sementara Abda dan Lisa berdebat. Namun Abda akhhirnya mengaku bahwa ketika ia memegang tangan Lisa, dia benar2 tdk menyadarinya. Karena saat itu Abda tertidur pulas. Kemudian, Abda mengembalikan pertanyaan kpd Lisa, "Kalo lo tau gue megang tangan lo, knp gak lo lepas?" Lisa lgsng memberi jwbn yg sama ketika di bus. Dia blg bahwa dia ingin tau apa yg akan dilakukan Abda selanjutnya.
Akhirnya merekapun damai. Chilla jg disaat itu msh berikir bahwa Lisa sudah tdk menyukai Abda lg.



Time goes by.....
Another story has come.



Itu br masalah pas awal jadian antara Chilla-Abda. Dan untuk seterusnya? Msh ada lagi :D


Bel pulang sekolah berbunyi, saat itu Chilla & Abda sudah menjalani hubungan cukup lama. Pacaran saat SMA memang masa yg indah. Berangkat sekolah bisa saja bersama pacar, tp jika pulang? Selalu.
Hal itu jg yg dilakukan oleh Chilla-Abda. Setiap pulang sekolah mereka selalu pulang bersama. Selalu dan jarang jika mereka tdk pulang bersama. Bnyk pasangan lain yg seperti itu jg. Namun, setiap org tidak selalu berfikiran demikian.

Mungkin Lisa tdk pernah menyadari bahwa setiap pulang sekolah, Abda-Chilla selalu pulang bersama. Atau mungkin, Lisa tdk menyadari bahwa Chilla msk sekolah saat itu.
Abda bertemu dg Lisa diparkiran sekolah. Saat itu, Lisa sedang bersama tmnnya. Tiba2 saja Lisa memanggil Abda dan meminta tolong Abda untuk mengantarkan tmnnya ke SMA 90. Abdapun bingung & dia blg tdk bisa karena mau mengantarkan Chilla.


Skrg gini ya kawan2, para pembaca, menurut kalian itu si Lisa knp? Dia beneran gak tau apa knp? Apa lupa kalo Chilla pcrnya Abda? Uh oh dunno. Still a secret.






Ok itu adalah sebagian ceritanya. Semoga ngerti ya hehe. Btw, gak 100% cerita disitu sm persis loh. Kyk tmpt trs bnyk org gt2 deh ya tp kalo ceritanya sm kok hehe

0 shout(s):

24 June, 2011

Another story from us part II

Ini lanjutan dr post yg kemaren. Cerita antara Abda, Chilla & Lisa msh berlanjut. Ok tanpa bnyk kata, gue lanjutin ya ceritanya.


Bulan Desember di tahun 2010. Bulan terakhir di tahun 2010. Bulan dmn Chilla & Abda bisa kembali bersatu & mempererat hubungan mereka. Bulan dmn mereka jg msh menghadapi beberapa cobaan. Ya. Cobaan yg selalu datang ditiap bulannya.

Chilla sudah tidak ikut di ekskul teater lagi, dan Abda masih mengikuti ekskul tsb. Tiap tahunnya, ekskul teater selalu mengadakan diklat alam. Dan diklat alam tahun 2010 terjadi dibln Desember akhir. Anak-anak teater jg mengajak Chilla untuk mengikuti diklat alam bersama mereka, tp berhubung Chilla msh sedikit kesal dg anak-anak teater tsb, dia memilih untuk tdk ikut pergi.
Mungkin apa yg Chilla putuskan itu adalah kesempatan untuk Lisa. Who knows, semua org bakal seneng kalo dia lg suka sm org yg udah punya pcr & pacarnya itu gak bs nemenin dia, yasallam. Semua org pasti seneng. Mungkin itu jg yg dirasakan Lisa. Entahlah apa yg ada dipikiran Lisa saat itu.

Akhirnya, diklat alam pun dimulai. Mereka semua pergi ke daerah puncak. Chillapun tdk begitu khawatir mengenai keberadaan Lisa & Abda disana. Dia mempercayai Abda, dan jg teman-temannya yg disana. Hari demi hari, akhirnya mereka pulang. Chillapun tak berbicara apa-apa. Dia hanya ingin mendengar semua cerita dari Abda.

Sore itu, Abda menceritakan semua hal yg terjadi pd saat Diklat Alam. Chilla mendengarkan Abda dg baik. Dan tiba-tiba Abda murung, dia meminta maaf kpd Chilla. Chilla heran, mengapa Abda harus minta maaf kpd dirinya? Abda tdk melakukan hal yg salah. Ternyata, Abda msh melanjutkan ceritanya ketika diklat alam. Abda bercerita bahwa ketika pulang, semua anak-anak teater msh ingin pergi jalan-jalan. Akhirnya mereka memutuskan untuk ke Kebun Raya Bogor.
Saat sesampainya mereka disana, anak-anak dg senangnya turun dari bus dan membeli oleh-oleh. Tetapi, Abda tidak. Dia sudah lelah. Dia ingin tidur di dlm bus.
Entah bagaimana kejadian yg pastinya, Abda lupa akan hal itu. Tp ketika dia bangun, bus sudah jalan & Lisa duduk manis disampingnya. Pdhl, sebelumnya & hari-hari sebelumnya, Abda duduk disamping Arky. Abda pun kaget. Mengapa bisa ada Lisa disampingnya? Lalu kmn si Arky?
Abda sudah bertanya sm Lisa & Lisa hanya menjawab "Gak tau deh si Arky kmn. Ini gue numpang disini mau ngobrol sm Vita" Begitulah ungkapan dari bibir Lisa. Lalu Arky memberitahu Abda bahwa selama dia tidur & duduk berdua dg Lisa, para kakak senior memfoto mereka & mereka terlihat mesra. Abda kaget & ingin melihat foto itu, tp dilarang oleh para kakak senior.

Abda menceritakan semua hal yg dibus kpd Chilla. Chilla hanya bisa terdiam dan berfikir negatif kpd Lisa. Tp Chilla menghela nafas & blg, itu semua hanyalah cobaan. Itu hanya ketidak sengajaan. Chilla menerima semua itu.

Disekolah, anak-anak teater gempar bercerita ttg serunya diklat alam yg mereka lalui. Lalu, dewi, tmn sekelas Chilla yg juga anak teater blg kpd Chilla bahwa Abda & Lisa kembali dkt saat diklat alam. Chilla mengangguk karena ia tahu. Dia jg sudah diceritakan dg Abda. Dewipun menceritakan semua hal yg kurang jelas kpd Chilla. Lisa ternyata menceritakan semuanya kpd Dewi. Lisa blg, selama tidur di dlm bus, Abda memegang tangan Lisa. Lisapun tdk melepaskan tangannya dari Abda. Dia berfikir bahwa apa yg Abda lakukan terhadapnya saat itu, akan ia laporkan kpd Chilla. Tangan Lisapun tetap terpegang oleh tangan Abda. Dalam benak Lisa, ia berbicara 'Kita liat apa yg bakal Abda lakuin lg ke aku. Aku bakal blg semua ke kak Chilla'
Sungguh.........
Entahlah. Chilla bingung. Chilla sempat terbawa emosi & ia sempat ragu kpd Abda. Dia bingung. Disaat itu ia tdk tau siapa yg benar.

Bel pulang sklh berbunyi, Chilla msh sangat sedih atas apa yg ia ketahui sebenarnya. Dia tdk tau siapa yg akan dia percaya.
Sesampainya dirumah, Chilla melihat foto-foto ketika diklat alam. Satu per satu foto ia lihat. Dan dia melihat sesosok 2 mahluk, perempuan & laki-laki. Dimana foto keduanya sgt dekat & memasang muka bahagia. Dia kaget. Sempat tdk percaya. Org yg ada di dlm foto itu adalah Lisa & Abda. Chilla sedih. Sangat sedih. Hatinya nyaris rapuh. Dia kecewa. Dia tdk tau siapa yg harus ia percaya.
Chilla lgsng memberitahu kpd Abda apa maksud dr foto tsb. Ternyata Abda tdk tau apa-apa. Abda tdk menyadarinya. Chilla jg bercerita ttg Abda memegang tangan Lisa. Abda pun jg tdk tau.Chilla kesal. Mengapa semuanya Abda tdk tau? Apa itu hanya alasan Abda saja?
God knows the answer.


Keesokan harinya, ketika pulang sekolah, Abda & Chilla msh membahas masalah foto & bus itu. Kebetulan sekali, tiba2 Lisa datang menghampiri Chilla. Dia menarik tangan Chilla & bilang "Kak, aku mau ngmng bentar sm kakak"
Chilla sudah tau apa yg ingin dibicarakan. Dia mendengarkan Lisa.
Lisa bercerita.
Cerita yg sama seperti halnya Dewi bercerita kpd Chilla.
Tiba2 Lisa menangis.
Menangis sangat deras.
Chilla bingung, dia benar2 tdk tau yg mana yg harus ia dengarkan. Yg harus ia percaya. Akhirnya, ia memanggil Abda untuk ikut menjelaskan semuanya.

Chilla hanya diam, sementara Abda dan Lisa berdebat. Namun Abda akhhirnya mengaku bahwa ketika ia memegang tangan Lisa, dia benar2 tdk menyadarinya. Karena saat itu Abda tertidur pulas. Kemudian, Abda mengembalikan pertanyaan kpd Lisa, "Kalo lo tau gue megang tangan lo, knp gak lo lepas?" Lisa lgsng memberi jwbn yg sama ketika di bus. Dia blg bahwa dia ingin tau apa yg akan dilakukan Abda selanjutnya.
Akhirnya merekapun damai. Chilla jg disaat itu msh berikir bahwa Lisa sudah tdk menyukai Abda lg.



Time goes by.....
Another story has come.



Itu br masalah pas awal jadian antara Chilla-Abda. Dan untuk seterusnya? Msh ada lagi :D


Bel pulang sekolah berbunyi, saat itu Chilla & Abda sudah menjalani hubungan cukup lama. Pacaran saat SMA memang masa yg indah. Berangkat sekolah bisa saja bersama pacar, tp jika pulang? Selalu.
Hal itu jg yg dilakukan oleh Chilla-Abda. Setiap pulang sekolah mereka selalu pulang bersama. Selalu dan jarang jika mereka tdk pulang bersama. Bnyk pasangan lain yg seperti itu jg. Namun, setiap org tidak selalu berfikiran demikian.

Mungkin Lisa tdk pernah menyadari bahwa setiap pulang sekolah, Abda-Chilla selalu pulang bersama. Atau mungkin, Lisa tdk menyadari bahwa Chilla msk sekolah saat itu.
Abda bertemu dg Lisa diparkiran sekolah. Saat itu, Lisa sedang bersama tmnnya. Tiba2 saja Lisa memanggil Abda dan meminta tolong Abda untuk mengantarkan tmnnya ke SMA 90. Abdapun bingung & dia blg tdk bisa karena mau mengantarkan Chilla.


Skrg gini ya kawan2, para pembaca, menurut kalian itu si Lisa knp? Dia beneran gak tau apa knp? Apa lupa kalo Chilla pcrnya Abda? Uh oh dunno. Still a secret.






Ok itu adalah sebagian ceritanya. Semoga ngerti ya hehe. Btw, gak 100% cerita disitu sm persis loh. Kyk tmpt trs bnyk org gt2 deh ya tp kalo ceritanya sm kok hehe

0 comments: